Jalan Rusak Sirnabaya Makin Parah

KARAWANG, RAKA - Kerusakan jalan lingkungan di Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, semakin parah. Hal ini selain disebabkan kurangnya perhatian Pemkab Karawang terhadap infrastruktur jalan juga tersendatnya dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM).

Pantauan RAKA di lapangan, hampir sebagian besar jalan lingkungan di desa tersebut bolong-bolong, dan dikeluhkan oleh warga setempat. Menurut Pelaksana PNPM Mandiri Desa Sirnabaya Endro, hingga saat ini belum ada anggaran untuk perbaikan jalan lingkungan yang berasal dari PNPM Mandiri. "Saya akan terus melakukan yang terbaik melalui program PNPM Mandiri yang lainnya, tapi untuk jalan lingkungan saya belum mendapat anggaran," katanya via telepon kepada RAKA, Rabu (21/5).
Sementara itu, Asep Sukandar, konsultan sosial mengatakan, program PNPM harus terus berjalan dan ditingkatkan di semua daerah, seperti jalan lingkungan dan MCK. "PNPM mandiri fokus di tujuh kecamatan perkotaan dan 23 kecamatan pedesaan. Anggaran program tersebut sekitar 70 persen dari pemerintah, sisanya 30 persen swadaya masyarakat," ungkapnya.
Terkait dengan proses pengajuan dana PNPM, Asep mengatakan, dari satu proposal yang disetujui hanya mendapatkan dana Rp 75 juta per tahun. "Di Kabupaten Karawang baru berjalan 80 persen," ungkapnya.
Asep menambahkan, dengan program tersebut akan terbangun ekonomi masyarakat melalui bantuan secara fisik. Oleh karena itu, pemerintah harus terus mengembangankan serta mermberikan bantuan seseuai kebutuhan masyarakat. "Mudah-mudahan PNPM mandiri terus berlanjut, walau nanti Pemerintah Pusat diganti. Saya berharap semua unsur terlibat dan bekerjasama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat," pungkasnya. (cr3)

0 komentar: