Selesai Dibangun, TK Al Adhom Langsung Digunakan
Kepala TK Al Adhom, Syarifah mengatakan, dua rombongan belajar (rombel) bangunan Al Adhom sudah bisa ditempati dua minggu silam oleh para siswa, dengan dukungan orang tua murid yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi ke kantor kepala desa karena sempat mau dialihkan pada pembangunan lainnya, namun selama setahun pengerjaan akhirnya bisa terealisir tanpa kendala. Tanah H Nasim ini merupakan wakaf dan bisa mewujudkan keberadaan TK yang lebih representatif. Pasalnya, di Desa Sukakerta hanya punya satu lembaga TK. "PAUD dan TK gak ada lagi, alhamdulillah rampung Desember lalu dan sudah bisa ditempati," katanya kepada RAKA.
Sementara itu, Komite TK Al Adhom Eman Sulaeman, mengapresiasi bantuan UPK PNPM yang menggelontorkan dana Rp 126 juta untuk pembangunan fisik TK di Desa Sukakerta tahun anggaran 2012. Menurutnya, meski belum sepenuhnya terisi mebeler, namun rampungnya bangunan TK merupakan prestasi yang patut diapresiasi kepada pemerintah. Pasalnya, saat tidak ada bangunan, pihaknya meminta dan mengusulkan adalah hal wajar, namun setelah terealisasi ia merasa wajib untuk menghaturkan terima kasih dan apresiasinya. Perjuangan membangun TK bukan hanya sebatas pengerjaan yang bertahap-tahap, namun polemik soal tanah yang sempat melanda juga menjadi perjuangan sejumlah tokoh untuk mewujudkan pendidikan siswa diusia dini tersebut. "Baru dua Minggu ditempati, sebagai rasa syukur tentu saja kami haturkan terima kasih," pungkasnya. (rud)
0 komentar: