Pengelola PNPM Latih Kader Teknik Desa

LEMAHABANG WADAS, RAKA- Puluhan Para kader teknik desa, dilatih merancang perencanaan dan pembangunan sarana prasarana pedesaan dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat desa.
Pelatihan yang dilakukan di Aula Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Gemalembayung Lemahabang itu juga dilakukan menjelang pencairan Dana Daerah Usaha Bersama (DDUB) dan UU Desa tahun depan.
Fasilitator Kecamatan UPK PNPM Lemahabang Cucu Supyandi mengatakan, Untuk mendukung kemandirian dan otonomi desa, para kader teknik  harus mampu mengambil keputusan yang tepat dalam aspek teknik, mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan, serta melestarikan sarana prasarana desa secara mandiri dan berkualitas.
Yang sukses itu lanjut Cucu, adalah kader teknik yang hanya sedikit bantuan dan pengawasan dari Fasilitator Teknik, sehingga desa bisa dikategorikan dalam beragam kategori sesuai dengan indikatornya, yaitu Desa Mamdiri, Desa Transisi dan Desa Pemula. "Mereka kita latih seberapa mandirikah desanya, diukur dengan indikator dan parameter penilaian teknisnya," katanya.
Lebih jauh Cucu menambahkan, pihaknya juga memberitahukan menjelang pencairan DDUB berikut pelaksanaaan UU Desa nantinya, agar kompeten dalam menyusun, mengelola, sampai dengan mendesain infrastruktur bisa sesuai sasaran dengan volume, metode, peta dan kebutuhan sarananya, yang pada ujungnya bisa membuat laporan kemajuan dan laporan akhir. "Kader teknik ini harus punyai keterampilan menguasai format-format pendalaman masalah dan kebutuhan sampai penyelesaiannya," ujarnya.
Ketua UPK Gema Lembayung H Nana Nurundana mengatakan, suksesnya program UPK tidak lepas dari peran semua kelompok dan TPK, satu diantaranya adalah kader teknik, karenanya penguasaan aspek lapangan seperti desain teknis prasarana dan administrasi pekerjaan serta tahu cara meningkatkan kapasitas masyarakat diperlukan agar program bisa berjalan baik.
Lanjutnya, kemampuan mengukur panjang, lebar, tinnggi dan menghitung luas, volume serta kecepatan harus teliti, agar sarana dari pendanaan BLM tersebut tepat sasaran dan tepat volume saat digunakanan.
Selain BLM, dana DDUB yang diperkirakan cair minggu-minggu ini juga tak kalah pentingnya, meskipun volumenya disesuaikan berdasarkan perangkingan dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) khusus, karena sedikitinya 5 item fisik disiapkan untuk membangun sarana pedesaan. Nana menyebut seperti Infrastruktur jalan, turap, irigasi, pengerasan sampai dengan rabat beton. "Kader teknis jelas harus disiapkan, apalagi infrastruktur kita juga akan dijalankan lewat DDUB yang minggu ini akan cair," ujarnya. (rud)

0 komentar: